Showing posts with label Emma Thompson. Show all posts
Showing posts with label Emma Thompson. Show all posts

Movie Review: Good Luck to You, Leo Grande (2022)

“Pleasure is a wonderful thing. It's something we should all have.”

Tidak semua orang datang ke hidupmu untuk tinggal, ada yang datang dan singgah lalu kemudian pergi setelah membuatmu “belajar” akan suatu hal, baik itu bahagia maupun luka. Mungkin hal tersebut akan terasa normal jika disajikan menggunakan karakter dengan hubungan yang normal pula, seperti sepasang kekasih misal, atau pasangan yang telah menikah lalu bercerai. Tapi bagaimana jika konsepnya sedikit “berbeda” yakni proses belajar dan lepas dari hidup yang kurang memuaskan antara wanita lanjut usia dengan profesi sebagai guru bersama pria muda berwajah tampan yang merupakan seorang pekerja seks? ‘Good Luck to You, Leo Grande’: playing with empathetic sex therapy.


Movie Review: Cruella (2021)

“If you can dream it, I can dress it.”

Kisah tentang anjing-anjing Dalmatian telah diangkat menjadi sebuah film kartun dan sebenarnya juga sudah pernah diadaptasi ke dalam versi live-action sebanyak dua kali. Di tiga film tersebut karakter Cruella memegang peran sebagai antagonis, seorang wanita yang sangat terobsesi dengan fashion mantel dari bahan kulit para Dalmatian. Kali ini sosok “penjahat” itu justru menjadi sorotan utama, menyaksikan kisah hidup dari wanita cerdik yang siap melakukan aksi keji dan brutal demi meraih mimpi yang ia inginkan. ‘Cruella’ : overjoyed, overloved, overlong.


Review: Bridget Jones's Baby (2016)


"I'm pregnant!"

Satu setengah dekade yang lalu muncul karakter wanita bernama Bridget Jones, selalu cemas akan berat badannya dan dianggap sinting hingga vulgar karena gemar berfantasi tentang boss yang ia kagumi. Kala itu ia menuliskan keinginannya pada sebuah diary kesayangannya bahwa ia ingin berhenti merokok, menurunkan berat badan, dan menemukan Mr. Right. Wanita “sinting” itu ingin merasakan cinta. Berlanjut di tahun 2004 lalu kemudian tertidur selama 12 tahun kemudian, kisah Bridget Jones kembali berlanjut, masih dengan formula, pesona, dan tentu saja kegilaan yang sama. Bridget is back! Just like its heroine, ‘Bridget Jones's Baby’ is a crazy but likeable and charming romance comedy.

Movie Review: Saving Mr. Banks (2013)


"You don't know what she means to me." 

Tidak dapat dipungkiri pasti ada memori kelam dari masa lalu yang masih sangat sulit untuk anda lupakan, kebanyakan dari mereka berasal dari benda-benda kenangan yang masih menyimpan makna dari peristiwa tersebut. Bagaimana cara keluar dari problema tersebut? Saving Mr. Banks coba menggambarkan situasi tersebut, kisah yang bercerita dengan sangat tenang, namun punya salah satu performa paling kuat di tahun ini.     

Movie Review: Beautiful Creatures (2013)

 

Everything has a price. Ketika anda mencoba untuk mengikuti cara dari sesuatu yang pernah menuai sukses, maka di sisi lain anda juga harus siap menerima resiko bahwa hal yang akan anda lakukan itu mungkin akan tidak menuai sukses seperti apa yang anda harapkan, apalagi jika anda menggunakan formula yang sama tanpa memberikan sebuah “warna” baru yang memikat sebagai pembeda. Beautiful Creatures? Ciptaan yang indah?

Movie Review: Brave (2012)


Merida (Kelly Macdonald), merupakan putri dari Ratu Elinor (Emma Thompson) dan Raja Fergus (Billy Connolly), yang memimpin kerajaan DunBroch yang terletak di Skotlandia. Di usianya yang sudah dewasa, Merida mulai merasakan tradisi dari bangsanya. Tiga kerajaan sahabat, datang bersama putra sulungnya, dengan tujuan melamar Merida. Namun Merida adalah seorang gadis yang berjiwa bebas. Merida lebih suka berkeliling hutan bersama kudanya, serta bermain dengan panahnya. Dan takdir seolah menuntunnya kejalan yang ia inginkan.