Showing posts with label Josh Gad. Show all posts
Showing posts with label Josh Gad. Show all posts

Review: The Angry Birds Movie [2016]


"Time to get angry!"

Cara bermain yang ia tawarkan tidak begitu spesial namun dengan gameplay yang fun, lucu, dan adiktif, Angry Birds sukses menjadi sebuah fenomena tingkat global di tahun 2010, menjadi sahabat dari miliaran pengguna smartphone yang kemudian membantunya meraih predikat sebagai one of the most mainstream games. Tujuh tahun berlalu sejak kemunculan pertamanya Rovio Entertainment mencoba untuk mengangkut konsep dasar yang sederhana tadi kedalam bentuk film animasi yang diberi judul The Angry Birds Movie, sebuah usaha minimalis yang berakhir manis. It's like bird version of Minions.

Review: Pixels [2015]


"He's a loser, and he'll always be a loser." 

Apakah sebuah film yang mengandung “Adam Sandler” didalamnya masih layak mendapat atensi dari kamu? Apakah film dengan pemain utama seorang pria berekspresi lesu bernama “Adam Sandler” masih membuat kamu yakin ia akan memberi hiburan yang membuat waktu dan uang yang kamu gunakan terasa worthed? Pertanyaan mungkin dua dari sekian banyak pertanyaan lain yang ada di benak calon penonton pada film “Adam Sandler”, tapi saya punya satu trick yang sudah lama saya terapkan pada film “Adam Sandler”, mencoba mengerti kelemahan klasik yang ia punya dan nikmati hal lain di luar kelemahan klasik tadi. Itu yang menjadikan Pixels terasa cukup oke.

Review: The Wedding Ringer (2015)


"It looks like the entire cast of Goonies grew up and became rapists!"

Jika kamu datang dengan ekspektasi yang tidak begitu tinggi film ini mungkin dapat menjadi sebuah komedi bodoh yang ketika ia telah berakhir akan meninggalkan kamu dengan sebuah perasaan segar dibalik semua formula klasik yang ia gunakan. The Wedding Ringer mungkin terasa klise, sangat predictable, dan lain sebagainya penyakit dari sebuah komedi standard, tapi ia berhasil memberikan sebuah petualangan yang cukup fun bagi penontonnya.

Movie Review: Frozen (2013)


Tahun 2013 sebenarnya bukan tahun yang menyedihkan bagi film animasi. Mike dan Sulley kembali dalam Monsters University, Gru dan para Minion pada Despicable Me 2, dan juga The Croods bersama tampilan visualnya yang indah. Namun tidak ada satupun dari karya Hollywood itu yang berhasil mengukuhkan dirinya sebagai front runners untuk meraih status terbaik tahun ini. Penantian itu telah berakhir, Frozen (so far) adalah film animasi terbaik tahun ini, kemasan klasik yang sederhana, ringan, cerdas, dan indah. Adorable. 

Movie Review: Thanks for Sharing (2013)


“Life is a journey you never have to take alone.”

Apa yang anda lakukan ketika sedang dirundung masalah yang begitu berat? Mungkin ada yang memilih untuk tidur, berlari sambil mendengarkan musik, nonton film, bermain game hingga membaca, semua berupaya untuk mengalihkan pikiran dari masalah. Namun itu adalah pilihan tipe satu arah, tanpa memberikan feedback yang dapat membuka pilihan baru, untuk lepas dari masalah, seperti yang diberikan oleh sharing. Thanks for Sharing, a dramedy about 12-Step for Hulk to stab Iron Man from behind and go out with Pepper Potts.

Movie Review: The Internship (2013)


Apakah anda pernah berpikir bahwa Tuhan memasukkan anda kedalam dunia tanpa membekali anda satu kemampuan sama sekali? Syukurlah jika jawabnya adalah tidak, karena semua individu penghuni bumi yang berjumlah tujuh milyar lebih itu pasti punya kemampuan ataupun keahlian. Sumber dari semua masalah yang ada sebenarnya apakah skill yang mereka miliki dipergunakan dengan tepat? The Internship, cukup menghibur, bukti dari prinsip manajemen untuk meraih kesuksesan, the right man in the right place.