Showing posts with label Rufus Sewell. Show all posts
Showing posts with label Rufus Sewell. Show all posts

Movie Review: Old (2021)

“You look different, too.”

Tahukah kamu bahwa dua bulan lagi sudah tahun 2022? Ya, sepertinya baru kemarin kita bertemu paranoia dengan yang namanya Covid-19 dan tidak terasa sebentar lagi genap dua tahun kita beraktifitas dengan wajib menggunakan masker di wajah. Apa yang menyebabkan waktu begitu cepat berlalu? Apakah bumi yang beberapa waktu lalu sempat tampak seperti ‘Squid Games’ itu memang berputar lebih cepat? Apakah kita sudah lepas dari survival games? Itu menjadi salah satu ide film terbaru sosok yang pernah masuk bursa sebagai kandidat Sutradara film ‘Harry Potter and the Philosopher's Stone’, dan kini dikenal sebagai Sutradara horror-thriller with poorly received but sometimes financially successful movies. Di sini konsepnya menarik, bagaimana jika satu tahun ternyata bukan 365 hari, melainkan tidak sampai satu jam! Old’ : a body horror with interesting anomaly, and comes Shyamalan. (Warning: the following post might contains mild spoilers)


Movie Review: The Father (2020)

“Pardon me for breathing.”

Manusia berawal dari bayi dan akan berakhir sebagai bayi pula. Sebuah pernyataan yang secara logika memang aneh namun sangat mudah ditemukan di kehidupan nyata meskipun tidak lantas membuatnya menjadi sebuah fakta. Saat kecil kamu dirawat oleh orangtua, kemudian tumbuh dewasa dan memiliki kemampuan untuk melakukan segala macam hal, namun ketika energi itu perlahan tergerus kamu akan kembali membutuhkan “bantuan” dari anak-anakmu. Dengan cara sederhana namun terasa luar biasa siklus tadi diceritakan oleh film ini. ‘The Father’ : they’re thinking of ending things.


Review: Gods of Egypt (2016)


"Egypt has always been a paradise. But now, there is chaos."

Pada sebuah dunia alternatif di negara Mesir para dewa hidup di antara para manusia, mereka lebih besar, darah mereka emas, dan mereka punya kemampuan untuk berubah bentuk menjadi binatang. Wow, sebuah ide cerita yang luar biasa, sebuah upaya penuh percaya diri mengeksplorasi mitologi kuno dalam bentuk yang tidak kuno. Tapi tahukah kamu walaupun sifatnya sangat penting rasa percaya diri tidak menjamin sebuah film pasti akan sukses, bisa saja rasa percaya diri itu jika tidak digunakan dengan tepat justru berbalik arah seperti boomerang. Boom, itu dialami oleh Gods of Egypt, cringe comedy PlayStation game.

Movie Review: Hercules (2014)


"I am Hercules!"

Tidak hanya rasa antusias, tapi rasa ragu juga mulai sering muncul dari film dengan tipe seperti ini, film adaptasi dari komik hingga buku dongeng yang mulai menjadi sasaran empuk bagi para insan perfilman untuk dibawa kedalam bentuk live acion, dari Snow White dan Sleeping Beauty, tahun ini kita juga sudah punya MaleficentTMNT, dan The Legend of Hercules. Bahagia akan tercipta jika mereka berhasil menghibur dengan baik, tapi bagaimana jika sebaliknya? Hercules, a charmless adventure with the son of Zeus.

Review: Hercules (2014)


"I am Hercules!"

What? Another Hercules? Iya, benar, 2014 sudah punya The Legend of Hercules yang rilis diawal tahun lalu, dan kali ini giliran Hercules lainnya untuk beraksi. Tapi tunggu dulu, buang hal negatif yang ada dipikiran kamu, karena meskipun tidak punya buzz yang cukup besar menjelang rilisnya di akhir juli yang lalu Hercules yang satu ini punya apa yang penonton harapkan dari sebuah popcorn movies.