Showing posts with label Sam Spruell. Show all posts
Showing posts with label Sam Spruell. Show all posts

Review: The Voices (2015)


"Hearing voices can be murder."

Film seperti ini selalu mampu meninggalkan impresi yang baik ketika ia telah berakhir, film yang awalnya membuat penonton mengira ia akan menampilkan cerita dalam satu genre tapi setelah itu justru secara berkala memberikan mereka kejutan-kejutan menarik dengan rasa yang dicampur aduk dan ditampilkan dalam transisi yang menyenangkan. The Voices punya hal itu, ia ibarat satu pack atau kemasan permen yang didalamnya berisikan berbagai rasa yang kemudian akan mengejutkan kamu, sebuah komedi yang “cermat” dan cerdik dalam beraksi sebagai sebuah komedi.

Movie Review: Taken 3 (2015)


"He loves his family, but he has a lot of enemies." 

Bryan Mills merupakan pria dengan dua sosok yang ia cintai, seorang mantan istri dan seorang anak perempuan. Di film pertama ia menelusuri kota Paris untuk menemukan anak perempuannya yang di culik, di film kedua giliran mantan istrinya yang kini menghilang di kepadatan kota Istanbul. Nah, yang kemudian sedikit membingungkan adalah dengan konsep yang sama di dua film sebelumnya siapa lagi yang akan menghilang di film ketiganya ini? Siapa lagi yang akan Bryan coba selamatkan dengan genggaman pistol di tangannya? Uniknya ternyata rasa bingung itu juga dimiliki oleh film ini. Taken 3, trying to look thoughtful but ends dull, an impotent superdad goodbye.

Movie Review: Starred Up (2014)


"We're all different on the inside."

Banyak orang masuk dan terperangkap di dalam suatu masalah bukan disebabkan oleh hal-hal yang berada disekitar mereka, sering kali justru ketidakmampuan mereka untuk mengendalikan atau mengontrol diri yang membawa mereka masuk kedalam kegelapan tersebut, tidak mampu menerapkan cara positif dan kemudian memilih memberikan respon dengan menggunakan kekerasan dan aksi brutal ketika tekanan yang begitu besar datang menghampiri mereka. Ya, self-management, dan itu diceritakan oleh film ini dengan menggunakan penjara sebagai arena bermainnya. Starred Up, an intense, sharp, and genuine drama.