05 September 2012

Movie Review: The Bourne Legacy (2012)



Sebagai informasi pembuka, The Bourne Legacy tidak akan mengajak anda untuk menyaksikan kelanjutan dari petualangan Jason Bourne. Anda memang masih akan menemukan Bourne yang diperankan oleh Matt Damon tetapi tidak dalam bentuk nyata. Sesuai judulnya yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti warisan Bourne, film ini akan membahas segala hal yang terjadi sepeninggal Jason Bourne. Berawal dari CIA yang mengambil keputusan untuk menghancurkan proyek rahasia yang telah mereka bangun. Kali ini muncul Aaron Cross (Jeremy Renner) sebagai masalah utama, seorang agent yang berhasil lolos dari jebakan yang dibuat CIA melalui pil berwarna biru dan hijau.

Aaron yang mulai kehabisan stok pil, keluar dari hutan dingin tempat ia bermukim. Aaron menemui Dr. Marta Shearing (Rachel Weisz), seorang ilmuwan yang berhasil lepas dari insiden berdarah di laboratorium Operasi Treadstone tempat ia bekerja. Misi awal CIA ialah menginginkan semua pihak yang mengambil bagian dari proyek rahasia mereka, tewas. Hal tersebut menyebabkan Aaron dan Marta menjadi buronan CIA, dikejar dari Amerika, hingga Manila, Filipina.

Sederhana memang, berawal dari pil, misi CIA, hingga Aaron dan Marta yang melarikan diri. Jadi apa yang menyebabkan film ini memiliki durasi yang cukup panjang, 135 menit? Jawabannya akan anda temukan dibagian awal film. Seperti yang telah saya singgung diawal, ini bukanlah cerita tentang Bourne, melainkan kondisi yang terjadi sepeninggal Bourne. Akibatnya adalah cerita harus dibangun dengan teliti, untuk menciptakan benang merah dengan tiga film terdahulu. Tony Gilroy yang menjadi penulis cerita The Bourne trilogy, memilih untuk menciptakan dua situasi dalam proses pengenalan karakter dan cerita. Kantor CIA, tempat dimana Eric Byer (Edward Norton) dan Mark Turso (Stacy Keach), bersama anak buah mereka menyusun rencana untuk mensukseskan misi CIA. Disisi lain, sebuah hutan dimusim dingin menjadi tempat bagi Aaron Cross memperkenalkan dirinya kepada penonton. Menarik? Tidak.


Perbincangan formal antara Eric dan anak buahnya kurang berhasil menciptakan daya tarik yang besar untuk membuat saya ikut fokus menyaksikan permasalahan yang mereka hadapi secara mendalam. Ditambah dengan cara Gilroy yang memberikan durasi antar scene yang singkat dengan latar berbeda, dilakukan secara berulang-ulang, monoton dan membosankan. Gebrakan dari segi cerita mulai terasa ketika Aaron datang menyelematkan Marta. Dari sini tensi film yang sejak awal terasa datar, berhasil bergerak kearah positif seiring proses melarikan diri Aaron dan Marta dari kejaran CIA, dan meraih puncaknya di Manila.

Bagi saya, kesalahan terbesar adalah keputusan Gilroy dalam mengolah bagian awal film. Mengenalkan pemain utama yang berstatus baru, sebagai pengganti pemeran utama yang telah menjadi ikon yang sangat kuat bagi sebuah trilogi yang telah menuai kesuksesan yang besar harus diakui memang bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Namun tidak adanya aksi yang setidaknya dapat sedikit memompa tensi diawal film, menjadikan impresi awal yang saya dapat kurang kuat meskipun cerita terasa cukup oke sama seeprti penampilan Jeremy Renner. Menurut saya Aaron dan Jason Bourne adalah karakter yang sama. Aaron bukan "pengganti" Bourne, keduanya adalah sosok agent yang cepat dalam berpikir, mengambil solusi, dan membaca medan disekitarnya. Ketiga hal tersebut ada di dalam Aaron, dan tentu saja Jason Bourne. Jeremy Renner cukup mampu mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Matt Damon melalui sosok Bourne. Kehadiran Rachel Weisz yang bermain baik, cukup berhasil memberikan warna pada cerita. 


Overall, The Bourne Legacy adalah film yang cukup memuaskan. Aksi kejar-kejaran tensi tinggi yang sangat menarik di bagian akhir film, tidak mampu menutup sedikit rasa kecewa di paruh pertama film. Ditinggal pergi oleh ikonnya yang sudah terlanjur menjadi daya tarik utama bagi para penonton Dan Gilroy ternyata mengambil keputusan yang berani dalam proses pengenalan Aaron, dan diakhiri dengan aksi kejar-kejaran yang berujung sedikit gantung. Semoga The Bourne Legacy seperti kelinci percobaan dan kembali dengan kekuatan penuh di film berikutnya, meskipun saya masih berharap Jason Bourne akan kembali. 

Score: 6,25/10



0 komentar :

Post a Comment