Showing posts with label Polly Draper. Show all posts
Showing posts with label Polly Draper. Show all posts

Movie Review: Shiva Baby (2020)

“Nice cum stain.”

Saya berkenalan dengan karakter utama bernama Danielle dalam kondisi sama sekali tidak tahu isi dari sinopsis film ini, melihatnya punya hubungan “spesial” dengan pria yang jelas-jelas membayarnya sejumlah uang membuat saya merasakan ada sesuatu yang ganjil di dalam dirinya. Tidak rumit memang, dari orangtuanya yang terlihat agamis serta fakta bahwa Danielle masih belum mendapat pekerjaan, kesan ganjil itu terus berputar, dan saya merekomendasikan hal tersebut untuk juga kamu lakukan, karena kejutan yang hadir dari Danielle memang sangat besar. ‘Shiva Baby’ : a passive-aggressive pep talk with a catchy dramaturgy.


Review: Demolition (2016)


"Repairing the human heart is like repairing an automobile."

Setiap orang punya cara mereka masing-masing dalam menjalani masa berduka, ada yang benar-benar tenggelam dalam rasa sakit, adapula yang mencoba bangkit dengan meyakinkan dirinya bahwa kemalangan yang menimpanya adalah sebuah jalan agar dirinya dapat menghargai hal-hal baik yang ia peroleh. Film ini bercerita tentang rasa bersalah dan kesedihan melalui sebuah metafora yang mencoba untuk tidak “mudah” dengan mencampur materi serius bersama sentuhan komedi. From the director of Dallas Buyers Club and Wild, here comes Demolition, a confused comedy-drama.

Movie Review: Obvious Child (2014)


"I remember seeing a condom, I just don't know exactly what it did

Jika anda telah akrab dengan salah satu usaha membuat penonton tertawa yang dikenal dengan sebutan stand-up comedy, anda pasti akan merasakan bahwa peran penonton tidak hanya sebagai sosok yang hanya menelan mentah-mentah apa yang diberikan para comic, ada aksi mematangkan materi dan berakhir dengan umpan balik untuk menciptakan aliran yang semakin menarik. Mengapa anda mau terlibat lebih dalam dengan apa yang diberikan para comedian tadi? Karena apa yang mereka berikan perlahan terasa semakin menarik. Hal terakhir tadi tampil kurang baik di film ini, Obvious Child, likeable but unattractive rom-com.    

Movie Review: Side Effects (2013)


Satu dari sekian banyak kalimat kunci untuk meraih kesuksesan sebenarnya cukup sederhana, "Just do it good." Kesuksesan seperti tidak peduli seberapa bagus dan rapi rencana yang telah anda susun, dimana hasil akhir yang akan anda peroleh tetap saja berasal dari mampu atau tidaknya rencana tadi anda eksekusi dengan baik. Side Effects coba mengemas hal sederhana tersebut, sebuah penggambaran bagaimana rasa sakit yang merupakan efek dari "something" yang tidak dikerjakan dengan baik.